Pencarian

Jumat, 06 Maret 2015

Emosi Yang Baik Dapat Menjadi Penyembuh

Kali ini kita bahas soal emosi yang baik yuk, selama ini kan emosi itu terkesan dengan yang buruk-buruk, padahal emosi yang baik itu ada juga loh! Dan tentu saja sangat baik bagi kesehatan diri kita. Kesehatan jiwa dan kesehatan jasmani itu saling berkaitan loh, karena saat jasmani kita sakit, tak jarang jiwapun terasa sakit, begitu pula sebaliknya jika jiwa kita sedang terasa sakit tak jarang pula berimbas pada kesehatan jasmani kita. Nah di sinilah peran emosi yang baik itu dibutuhkan, sampai ada istilah penyembuh yang terbaik adalah emosi yang baik! Hal ini memang tidak berlebihan, karena menurut penelitian emosi yang baik atau sehat seperti ketenangan hati yang tidak memperdulikan hal-hal yang merugikan dorongan dan semangat hidup, determenasi dan keceriaan, cenderung mendorong kelenjar di bawah otak untuk memproduksi spektrum hormon yang optimal. Emosi yang baik juga dapat memberikan pengaruh yang jauh lebih besar terhadap kesehatan yang baik dibanding pengaruh yang dapat diberikan oleh berbagai penyembuh lainnya sekalipun.
Emosi yang baik adalah kekuatan terbesar bagi kesehatan kita. Satu-satunya penyembuh yang kita miliki yang kekuatannya sebanding dengan kekuatan emosi yang baik adalah antibiotika (misalnya penisilin) di satu pihak dan kortison di lain pihak. Semua orang cenderung memiliki dua perangkat emosi yang berbeda, masing-masing perangkat membuat perubahan fisika dan kimianya sendiri didalam tubuh kita.
Berikut ini ada dua macam emosi yang perlu kita kenali :

* Emosi Superfisial
Emosi ini adalah perangkat emosi yang dari waktu ke waktu berada di luar permukaan, contohnya kebahagiaan yang memancar ketika mendapat hadiah.

* Emosi Fundamental (emosi yang mendalam)
Emosi ini adalah emosi yang merupakan latar belakang dari dunia yang kita huni, perasaan yang hadir di dalam diri kita ketika anak di sandera atau perasaan tentang pandangan dunia yang suram dan perasaan was-was dan khawatir yang pada umumnya menyiksa kita pada waktu orang yang kita sayangi jatuh sakit.
Bisa saja seseorang terlihat gembira atau periang padahal ia memiliki seperangkat emosi fundamental yang membuatnya sangat tertekan, yang diakibatkan kebutuhan psikologi yang mendasar, pengaruh yang tidak dewasa. Satu-satunya emosi fundamental yang menyenangkan adalah emosi yang terdapat pada orang yang memperoleh watak bahagia yang sebenarnya. Yang telah belajar untuk memelihara dan mempertahankan emosi-emosi kepasrahan, ketenangan hati, keberanian, keteguhan hati, dan keceriaan.
Nah itulah bahasan singkat kita mengenai emosi yang baik dapat menjadi penyembuh yang handal, tentu saja kita berharap agar kita selalu bisa menjaga emosi kita agar selalu berada di sisi yang baik, namun untuk mendapatkan hal itu kita harus sering berlatih dan belajar agar terbiasa dalam kondisi emosi yang baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar